Banyak orang ragu saat menuliskan ungkapan doa ini: apakah “barik” atau “baarik”? Padahal, penulisan Allahumma Barik yang benar penting agar makna doanya tetap terjaga. Kesalahan penulisan memang tidak membatalkan doa, tetapi menuliskannya dengan tepat adalah bentuk penghormatan terhadap kalimat thayyibah.
Oleh karena itu, artikel ini membahas ejaan yang benar dalam bahasa Arab dan Latin, kesalahan umum yang sering terjadi, serta maknanya. Dengan begitu, Anda tidak lagi bingung saat menuliskannya.
Penulisan Allahumma Barik yang Benar
Secara baku, penulisan Allahumma Barik yang benar adalah sebagai berikut:
- Arab: اللَّهُمَّ بَارِكْ
- Latin: Allahumma barik
- Arti: Ya Allah, berkahilah
Dengan demikian, ejaan yang tepat adalah “barik”, bukan “baarik” atau “barikh”. Meski dalam transliterasi sebagian orang menuliskan huruf “a” ganda untuk menandai bacaan panjang, penulisan populer yang paling umum dan benar tetap “Allahumma barik”.
“Barik” atau “Baarik”? Ini Penjelasannya
Perbedaan ini muncul karena cara transliterasi Arab ke Latin memang beragam. Kata بَارِكْ memiliki bacaan panjang pada huruf “ba”. Karena itu, sebagian menuliskannya “baarik” untuk menegaskan mad (bacaan panjang). Namun demikian, dalam penggunaan sehari-hari, ejaan “barik” sudah dianggap tepat dan paling mudah dipahami.
Sebagai perbandingan, berikut beberapa variasi penulisan:
| Penulisan | Status |
|---|---|
| Allahumma barik | Benar & paling umum |
| Allahumma baarik | Benar (menandai bacaan panjang) |
| Allahuma barik | Kurang tepat (huruf mim seharusnya ganda) |
| Alhumma barik | Keliru |
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Selain soal “barik” atau “baarik”, ada beberapa kekeliruan lain yang sering muncul. Sebagai contoh, menuliskan “allahuma” dengan satu huruf “m”, padahal seharusnya “allahumma”. Karena itu, perhatikan penulisan huruf yang bertasydid agar tidak keliru.
Untuk memahami makna dan penggunaannya secara lengkap, baca arti Allahumma Barik dan contoh penggunaannya. Selain itu, ketahui pula cara menjawab Allahumma Barik yang tepat.
Mengapa Penulisan yang Benar Itu Penting?
Menuliskan doa dengan benar mencerminkan kecintaan kita pada kalimat thayyibah. Lebih dari itu, hal ini menjadi teladan baik bagi anak-anak. Faktanya, membiasakan penulisan dan pelafalan yang tepat sejalan dengan bimbingan literasi keagamaan yang didorong Kementerian Agama RI. Untuk memahami keutamaannya, simak keutamaan Allahumma Barik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Penulisan Allahumma Barik yang benar bagaimana?
Penulisan yang benar dan paling umum adalah “Allahumma barik” (Arab: اللَّهُمَّ بَارِكْ), yang berarti “Ya Allah, berkahilah”.
2. “Barik” atau “baarik” yang benar?
Keduanya dapat diterima. “Barik” paling umum, sedangkan “baarik” digunakan untuk menandai bacaan panjang. Yang keliru adalah “barikh”.
3. Apakah salah menulis “allahuma barik”?
Kurang tepat, karena huruf mim pada “allahumma” seharusnya ganda (bertasydid).
Catatan: Aktifkan FAQ Schema pada bagian ini agar berpeluang tampil sebagai rich snippet di Google.
Kesimpulan
Kini jelas bahwa penulisan Allahumma Barik yang benar adalah “Allahumma barik”, dengan “baarik” sebagai variasi yang menandai bacaan panjang. Menuliskannya dengan tepat adalah wujud penghormatan terhadap doa dan teladan baik bagi anak.
Ingin anak Anda tumbuh mencintai Al-Qur’an dan kalimat thayyibah? Kenali program Andalusia Islamic School melalui PPDB KB/TK dan PPDB SD.

